

OpenAI Rilis GPT-6 Astra, AI yang Bisa Jalankan Komputer Sendiri
OpenAI resmi merilis GPT-6 Astra, model AI yang bisa mengoperasikan komputer layaknya manusia. Buat pemilik brand, ini bisa jadi alat super atau tantangan baru.
OpenAI resmi merilis GPT-6 Astra pada 4 September 2026, setelah sebelumnya diperkenalkan sebagai pratinjau terbatas bagi mitra tepercaya pada 3 September 2026. Model ini disebut sebagai AI paling pintar dan paling selaras dengan keinginan pengguna yang pernah dibuat OpenAI. Namun, di balik klaim itu, GPT-6 Astra juga menjadi salah satu model paling kontroversial. Pengembangannya sempat ditahan karena dinilai mengkhawatirkan.
Bagi pemilik brand dan pelaku UMKM, kehadiran GPT-6 Astra bukan sekadar berita teknologi. Ini adalah sinyal bahwa cara kerja tim marketing, operasional, dan layanan pelanggan bisa berubah cukup cepat. Pertanyaannya, apakah perubahan ini membawa bencana atau justru peluang besar.
Kemampuan yang Mengubah Cara Kerja
Keunggulan utama GPT-6 Astra terletak pada kemampuan computer use. AI ini bisa mengoperasikan komputer dan berbagai aplikasi layaknya manusia. Pengguna tidak perlu lagi memberi instruksi langkah demi langkah. Cukup sampaikan hasil akhir yang diinginkan, lalu Astra menjalankan sendiri rangkaian langkah untuk mencapainya.
Kemampuannya cukup luas. Astra bisa mengisi formulir online, memperbarui data di sistem CRM, mengatur kalender, melakukan riset internet, lalu menyusun hasilnya menjadi dokumen atau e-mail. Model ini juga dapat mengolah spreadsheet, menganalisis data ilmiah dengan Python notebook, bekerja menggunakan Power BI, membuat dan menguji situs web, hingga mengoperasikan software teknik seperti KiCad dan FreeCAD. Astra bahkan bisa memasang dan melakukan troubleshooting software.
Dalam demonstrasi, OpenAI memperlihatkan Astra menerima instruksi suara untuk mengubah gambar lingkaran kuning sederhana menjadi roket. Astra kemudian menggambar beberapa bidang di sekitar lingkaran itu hingga menyerupai roket. Saat diperintah membuat model 3D di Blender dan membuat game dari roket tersebut, GPT-6 Astra langsung mengeksekusinya. Contoh lain, AI ini membuat listing barang di eBay dan menyusun presentasi hanya berdasarkan instruksi suara.
Klaim Besar dan Kontroversi
OpenAI menyebut GPT-6 Astra sebagai lompatan antargenerasi untuk bidang keamanan siber, pekerjaan profesional, rekayasa perangkat lunak, dan sains. Presiden OpenAI Greg Brockman menyatakan model ini pada akhirnya dapat dipandang sebagai tanda kehadiran kecerdasan umum buatan atau AGI. OpenAI mendefinisikan AGI sebagai sistem otomatis yang mampu melakukan seluruh pekerjaan bernilai ekonomis sebaik atau lebih baik daripada manusia.
Baca selengkapnya di Wepeka Community
Daftar gratis buat lanjut baca artikel ini, plus akses Library, Forum, dan reward XP.
Buat akun gratisSudah punya akun? Masuk

